Kloxo-MR dengan nginx-proxy php-fpm Lebih Mudah dan Cepat


Kloxo-MR dengan nginx-proxy php-fpm Lebih Mudah dan Cepat

Kloxo-MR jika dibanding dengan Kloxo official, mempunyai fitur yang lebih lengkap dan lebih mudah konfigurasinya. Di fitur webserver tersedia pilihan apache, nginx, lighttpd, nginx-proxy dan lighttpd-proxy. Di fitur php branch tersedia pilihan php53, php53u hingga php54. Sedangkan di php type terdapat pilihan mod_php, suphp, php-fpm, fcgid dan berbagai turunannya, serta terdapat opsi dual-php. Dengan adanya berbagai fitur tersebut memungkinkan user Kloxo-MR bisa melakukan konfigurasi yang jauh labih efisien dan lebih canggih.

Pada artikel Kloxo-MR Control Panel Webserver Hosting Apache Nginx Gratis, sudah kita bahas kalau Kloxo-MR mempunyai banyak fitur dibanding dengan Kloxo Official. Selain gratis alias gak berbayar, Kloxo-MR ini mirip dengan control panel berbayar seperti cpanel,  Plesk Panel, DirectAdmin. Selain itu, cara install dan setting dari Kloxo-MR inipun sangat mudah dilakukan.

Kloxo-MR dengan nginx-proxy php-fpm Lebih Mudah dan Cepat

Default Kloxo-MR menggunakan apache, DNS: bind, Spam: bogofilter, dengan webserver config – Php Branch: php_(as_5.3.21), Php Type: php_mod_ruid2, Mysql: myisam. Sedangkan pada Kloxo-MR sendiri terdapat banyak pilihan di webserver, php branch, php type. Di webserver ada apache, nginx, lighttpd, nginx-proxy dan lighttpd-proxy. Di php branch ada php53, php53u, php54. Dan di php type ada  mod_php, suphp, php-fpm, fcgid beserta turunannya.

Untuk kesempatan kali ini, marilah kita bahas cara setting webserver nginx-proxy, php branch php53u, php type php-fpm_event. Rumor saat ini mengatakan kalau nginx lebih cepat dan stabil dibanding apache. Tapi dikarenakan pengaturan permalink (rewrite rule) di nginx lebih sulit dibanding apache yang dapat dilakukan di .htaccess, maka di Kloxo-MR ini disediakan juga nginx-proxy yang mana nginx berjalan di apache sehingga setting rewrite rule dapat dilakukan di .htaccess juga seperti halnya apache.

Setting nginx-proxy di Kloxo-MR

Pertama-tama silahkan masuk ke webserver config dan lakukan penggantian php branch menjadi php53u, lalu klik update. Cek services dan pastikan apache atau httpd berwarna hijau (kondisi running).

Kloxo MR dengan nginx proxy php fpm Lebih Mudah dan Cepat

Masuk ke switch program dan lakukan penggantian web apache menjadi nginxproxy, lalu klik update. Pastikan lagi services nginx-proxy berjalan dengan tanda yaitu apache atau httpd dan nginx berwarna hijau.

Setting php-fpm di Kloxo-MR

Default php type Kloxo-MR adalah mod_php_ruid2. Kali ini kita coba merubah php type-nya menjadi php-fpm_event. Caranya yaitu masuk ke webserver config – php type dan pilih php-fpm_event, centang Enable php 5.2 (use Lxphp) as secondary php, lalu klik update. Dan jangan lupa pastikan services berjalan semua dengan tanda yaitu apache atau httpd, php-fpm dan nginx berwarna hijau.

Kloxo MR dengan nginx proxy php fpm Lebih Mudah dan Cepat

Enable php 5.2 (use Lxphp) as secondary php dimaksudkan untuk mengatasi script di web yang kemungkinan tidak support dengan php-fpm sehingga script tersebut tetap berjalan di php 5.2. Dan di konfigurasi php-fpm ini, jangan lupa juga lakukan apache memory optimize di pilih default, lalu klik update.

Services Kloxo-MR Status

Di atas berkali-kali kusebutkan untuk pengecekan service running. Hal ini untuk memastikan services yang kita pergunakan berjalan sebagaimana semestinya. Services yang sedang berjalan ditandai dengan warna hijau, services yang tidak berjalan ditandai dengan warna merah dan services yang tidak terinstall ditandai dengan warna abu-abu.

Kloxo MR dengan nginx proxy php fpm Lebih Mudah dan Cepat

Ada kalanya services yang kita kehendaki tidak berjalan dengan semestinya. Services tersebut tetap berwarna merah walaupun kita klik. Untuk mengatasi hal ini kita bissa merubah-rubah service tersebut ke lainnya. Misal kita saat ini pakai nginx-proxy tetapi httpd dan nginx tetap berwarna merah, maka kita bisa merubah nginx-proxy tersebut ke apache atau lighttpd dahulu, dan update, lalu kita mengembalikannya lagi ke nginx-proxy. Demikian juga halnya jika warna merah terjadi pada php-fpm. Kita bisa merubah-rubah antara php-fpm_event ke mod_php_ruid2 atau suphp lalu mengembalikannya lagi.

Pemakaian php-fpm ini menguras memory lebih banyak dibanding mod_php_ruid2, maka harus di skedul melalui cronjob pembersihan cache. Dan jika anda memakai XEN, pembersihan cache bisa menggunakan perintah sync; echo 1 > /proc/sys/vm/drop_caches yang anda masukkan di cronjob dan diset setiap 5 menit.

Baca juga artikel :

Kloxo-MR dengan settingan nginx-proxy dan php-fpm ini terasa cepat dibanding settingan lainnya. Selamat menerapkan Kloxo-MR dengan nginx-proxy dan php-fpm


Post Update :
Date : Saturday, August 23, 2014 - Sabtu, 23 Agustus 2014
Posted in: webserver



Related posts "Kloxo-MR dengan nginx-proxy php-fpm Lebih Mudah dan Cepat":


2 Comments on "Kloxo-MR dengan nginx-proxy php-fpm Lebih Mudah dan Cepat"

Trackback | Comments RSS Feed

  1. eko says:

    makasih tutornya mas…klo untuk cron pembersihan cache di OpenVZ gimana caranya mas?

    Trus file upload File Manager Letaknya dimana ya….

    [Reply]

  2. Lukmanul Hakim says:

    Sudah ane test dan Not Recommended, sangat banyak makan RAM, hampir 90% ram ane kepake, padahal ram server ane 1GB + Swap 1GB,,,

    Saran ane cukup pake apache aja + suphp, tentunya harus disesuaikan dengan kebutuhan,,,

    [Reply]

Post a Comment


− 2 = 3