Kisah & Sejarah Israel & Palestina


Kisah & Sejarah Israel & PalestinaIsrael yang dalam bahasa Ibrani  מדינת ישראל Medinat Yisra‘el, dan dalam bahasa Arab دولة إسرائيل Dawlat Isrā’īl merupakan sebuah negara di Timur Tengah yang dikelilingi Laut Tengah, Lebanon, Suriah, Yordania, Mesir dan gurun pasir Sinai. Israel juga dikelilingi dua daerah Otoritas Nasional Palestina, Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Israel merupakan satu-satunya negara Yahudi di dunia dengan penduduk sekitar 7,28 juta jiwa.Selain Yahudi, terdapat juga beberapa kelompok etnis minoritas seperti etnis Arab yang berkewarganegaraan Israel. Di Israel juga terdapat beberapa agama lain seperti Muslim, Kristen, Druze, Samaria, dan lain-lain.

Awal Sejarah Israel

Kisah & Sejarah Israel & PalestinaMenurut kitab Taurat, Tanah Israel dijanjikan kepada tiga Patriark Yahudi oleh Tuhan sebagai tanah air Yahudi. Sekitar abad ke-11 SM, beberapa kerajaan dan negara Israel didirikan disekitar Tanah Israel.

Antara periode Kerajaan-kerajaan Israel dan penaklukan Muslim abad ke-7, Tanah Israel jatuh di bawah pemerintahan Asiria, Babilonia, Persia, Yunani, Romawi, Sassania, dan Bizantium.

Keberadaan orang Yahudi di wilayah tersebut berkurang drastis setelah kegagalan Perang Bar Kokhba melawan Kekaisaran Romawi pada tahun 132, menyebabkan pengusiran besar-besaran Yahudi.

Pada tahun 628/9, Kaisar Bizantium Heraklius memerintahkan pembantaian dan pengusiran orang-orang Yahudi, mengakibatkan populasi Yahudi menurun lebih jauh lagi.

Tanah Israel direbut dari Kekaisaran Bizantium sekitar tahun 636 oleh penakluk muslim. Selama lebih dari enam abad, kontrol wilayah tersebut berada di bawah kontrol Umayyah, Abbasiyah, dan Tentara Salib sebelum jatuh di bawah Kesulatanan Mameluk pada tahun 1260.

Pada tahun 1516, Tanah Israel menjadi bagian dari Kesultanan Utsmaniyah, yang memerintah wilayah tersebut sampai pada abad ke-20.

Zionisme dan Mandat Britania

Pengusiran besar-besaran Yahudi atau yang biasa disebut Diaspora Yahudi, menyebabkan tersebarnya Yahudi ke berbagai negara. Pada permulaan abad ke-12, penindasan Yahudi oleh Katolik mendorong perpindahan orang-orang Yahudi Eropa kembali ke Tanah Suci. Dan perpindahan itu meningkatkan jumlah populasi Yahudi setelah pengusiran orang Yahudi dari Spanyol pada tahun 1492.

Selama abad ke-16, komunitas-komunitas besar Yahudi kebanyakan berpusat pada Empat Kota Suci Yahudi, yaitu Yerusalem, Hebron, Tiberias, dan Safed.

Pada pertengahan kedua abad ke-18, keseluruhan komunitas Hasidut yang berasal dari Eropa Timur telah berpindah ke Tanah Suci.

Imigrasi dalam skala besar, atau dikenal sebagai Aliyah Pertama (עלייה), di mulai pada tahun 1881, yaitu pada saat orang-orang Yahudi melarikan diri dari pogrom di Eropa Timur.

Pada tahun 1896, Theodor Herzl menerbitkan buku Der Judenstaat (Negara Yahudi), dan memaparkan visinya tentang negara masa depan Yahudi, Tahun berikutnya ia kemudian mengetuai Kongres Zionis Dunia pertama.

Aliyah Kedua (1904–1914) dimulai setelah terjadinya pogrom Kishinev. Sekitar 40.000 orang Yahudi kemudian berpindah ke Palestina.

Selama Perang Dunia I, Menteri Luar Negeri Britania Arthur Balfour mengeluarkan pernyataan yang dikenal sebagai Deklarasi Balfour, yaitu deklarasi yang mendukung pendirian negara Yahudi di tanah Palestina.

Atas permintaan Edwin Samuel Montagu dan Lord Curzon, disisipkan pula pernyataan “it being clearly understood that nothing shall be done which may prejudice the civil and religious rights of existing non-Jewish communities in Palestine, or the rights and political status enjoyed by Jews in any other country“.

Legiun Yahudi, batalion yang terdiri dari sukarelawan-sukarelawan Zionis, kemudian membantu Britania menaklukkan Palestina. Oposisi Arab terhadap rencana ini berujung pada Kerusuhan Palestina 1920 dan pembentukan organisasi Yahudi yang dikenal sebagai Haganah (Bahasa Ibrani : Pertahanan).

Pada tahun 1922, Liga Bangsa-Bangsa mempercayakan mandat atas Palestina kepada Britania Raya. Populasi wilayah ini pada saat itu secara dominan merupakan Arab muslim, sedangkan pada wilayah perkotaan seperti Yerusalem, secara dominan merupakan Yahudi.

Aliyah Ketiga (1919–1923) dan Aliyah Keempat (1924–1929), secara keseluruhan membawa 100.000 orang Yahudi ke Palestina. Setelah terjadinya kerusuhan Jaffa, Britania membatasi imigrasi Yahudi, dan wilayah yang ditujukan sebagai negara Yahudi dialokasikan di Transyordania.

Gerakan Nazi pada tahun 1930 menyebabkan Aliyah kelima (1929-1939) dengan masukknya seperempat juta orang Yahudi ke Palestina. Gelombang masuknya Yahudi secara besar-besaran ini menimbulkan Pemberontakan Arab di Palestina 1936-1939, memaksa Britania membatasi imigrasi dengan mengeluarkan Buku Putih 1939.

Sebagai reaksi atas penolakan negara-negara di dunia yang menolak menerima pengungsi Yahudi yang melarikan diri dari Holocaust, dibentuklah gerakan bawah tanah yang dikenal sebagai Aliyah Bet yang bertujuan untuk membawa orang-orang Yahudi ke Palestina.

Pada akhir Perang Dunia II, jumlah populasi orang Yahudi telah mencapai 33% populasi Palestina, meningkat drastis dari sebelumnya yang hanya 11% pada tahun 1922.

Kemerdekaan Israel

Kisah & Sejarah Israel & PalestinaSetelah 1945, Britania Raya menjadi terlibat dalam konflik kekerasan dengan Yahudi. Pada tahun 1947, pemerintah Britania menarik diri dari Mandat Palestina, menyatakan bahwa Britania tidak dapat mencapai solusi yang diterima baik oleh orang Arab maupun Yahudi.

Badan PBB yang baru saja dibentuk kemudian menyetujui Rencana Pembagian PBB (Resolusi Majelis Umum PBB 18) pada 29 November 1947. Rencana pembagian ini membagi Palestina menjadi dua negara, satu negara Arab, dan satu negara Yahudi. Yerusalem ditujukan sebagai kota Internasional – corpus separatum – yang diadministrasi oleh PBB untuk menghindari konflik status kota tersebut.

Komunitas Yahudi menerima rencana tersebut, tetapi Liga Arab dan Komite Tinggi Arab menolaknya atas alasan kaum Yahudi mendapat 55% dari seluruh wilayah tanah meskipun hanya merupakan 30% dari seluruh penduduk di daerah ini. Pada 1 Desember 1947, Komite Tinggi Arab mendeklarasikan pemogokan selama 3 hari, dan kelompok-kelompok Arab mulai menyerang target-target Yahudi.

Perang saudara dimulai ketika kaum Yahudi yang mula-mulanya bersifat defensif perlahan-lahan menjadi ofensif. Ekonomi warga Arab-Palestina runtuh dan sekitar 250.000 warga Arab-Palestina diusir ataupun melarikan diri.

Pada 14 Mei 1948, sehari sebelum akhir Mandat Britania, Agensi Yahudi memproklamasikan kemerdekaan dan menamakan negara yang didirikan tersebut sebagai “Israel“. Sehari kemudian, gabungan lima negara Arab – Mesir, Suriah, Yordania, Lebanon dan Irak –menyerang Israel, menimbulkan Perang Arab-Israel 1948. Maroko, Sudan, Yemen dan Arab Saudi juga membantu mengirimkan pasukan.

Setelah satu tahun pertempuran, genjatan senjata dideklarasikan dan batas wilayah sementara yang dikenal sebagai Garis Hijau ditentukan. Yordania kemudian menganeksasi wilayah yang dikenal sebagai Tepi Barat dan Yerusalem Timur, sedangkan Mesir mengontrol Jalur Gaza. Israel kemudian diterima sebagai anggota PBB pada tanggal 11 Mei 1949. Selama konflik ini, sekitar 711.000 orang Arab Palestina (80% populasi Arab) mengungsi keluar Palestina.

Pada masa-masa awal kemerdekannya, gerakan Zionisme buruh yang dipimpin oleh Perdana Menteri David Ben-Gurion mendominasi politik Israel. Tahun-tahun ini ditandai dengan imigrasi massal para korban yang selamat dari Holocaust dan orang-orang Yahudi yang diusir dari tanah Arab.

Populasi Israel meningkat dari 800.000 menjadi 2.000.000 dalam jangka waktu sepuluh tahun antara 1948 sampai dengan 1958. Kebanyakan pengungsi tersebut ditempatkan di perkemahan-perkemahan yang dikenal sebagai ma’abarot. Sampai tahun 1952, 200.000 imigran bertempat tingal di kota kemah ini.

Selama tahun 1950-an, Israel terus menerus diserang oleh militan Palestina yang kebanyakan berasal dari Jalur Gaza yang diduduki oleh Mesir.

Pada tahun 1956, Israel bergabung ke dalam sebuah aliansi rahasiaBritania Raya bersama dengan dan Perancis, yang betujuan untuk merebut kembali Terusan Suez yang sebelumnya telah dinasionalisasi oleh Mesir. Walaupun berhasil merebut Semenanjung Sinai, Israel dipaksa untuk mundur atas tekanan dari Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai ganti atas jaminan hak pelayaran Israel di Laut Merah dan Terusan Suez.

Kisah & Sejarah Israel & PalestinaPada tahun 1967, Mesir, Suriah, dan Yordania menutup perbatasannya dengan Israel dan mengusir pasukan perdamaian PBB keluar dari wilayah tersebut serta memblokade akses Israel terhadap Laut Merah.

Israel kemudian melancarkan serangan terhadap pangkalan angkatan udara Mesir karena takut akan terjadinya invasi oleh Mesir. Hal ini kemudian berujung pada Perang Enam Hari yang kemudian dimenangkan oleh Israel. Pada perang ini, Israel berhasil merebut Tepi Barat, Jalur Gaza, Semenanjung Sinai, dan Dataran Tinggi Golan.

Garis Hijau menjadi penanda batas antara wilayah administrasi Israel dengan Wilayah pendudukan Israel. Batas wilayah Yerusalem juga diperluas dengan memasukkan wilayah Yerusalem Timur. Sebuah undang-undang yang mengesahkan pemasukan wilayah ini kemudian ditetapkan. Hal ini kemudian berujung pada Resolusi Dewan Keamanan PBB 478 yang menyatakan bahwa penetapan ini tidak sah dan melanggar hukum internasional.

Kisah & Sejarah Israel & PalestinaKegagalan negara-negara Arab pada perang tahun 1967 kemudian menyebabkan tumbuhnya gerakan kemerdekaan Palestina oleh Organisasi Pembebasan Palestina (PLO).

Pada akhir 1960-an dan awal 1970-an, beberapa kelompok militer Palestina melancarkan berbagai gelombang serangan terhadap warga-warga Israel di seluruh dunia, termasuk pula pembunuhan atlet-atlet Israel pada Olimpiade München 1972. Israel membalas aksi tersebut dengan melancarkan Operasi Wrath of God (Kemarahan Tuhan). Pada operasi ini, orang-orang yang bertanggung jawab terhadap peristiwa München ini dilacak dan dibunuh.

Pada hari Yom Kippur 6 Oktober 1973 yang merupakan hari suci Yahudi, pasukan Mesir dan Suriah melancarkan serangan mendadak terhadap Israel. Perang tersebut berakhir pada tanggal 26 Oktober dengan Israel berhasil memukul balik pasukan Mesir dan Suriah. Walaupun demikian perang ini dianggap sebagai kekalahan Israel.

Pemilihan Knesset 1977 menandai terjadinya titik balik dalam sejarah perpolitikan Israel. Pada pemilihan ini, Menachem Begin yang berasal dari partai Likud mengambil alih kontrol pemerintahan dari Partai Buruh Israel. Pada tahun itu pula, Presiden Mesir Anwar El Sadat melakukan kunjungan ke Israel dan mengucapkan pidato di depan Knesset. Aksi ini dilihat sebagai pengakuan kedaulatan Israel yang pertama oleh negara Arab.

Dua tahun kemudian, Sadat dan Menachem Begin menandatangani Persetujuan Camp David dan Perjanjian Damai Israel-Mesir. Israel menarik mundur pasukannya dari semenanjung Sinai dan setuju untuk bernegosiasi membahas otonomi warga Palestina yang berada di luar Garis Hijau. Namun, rencana tersebut tidak pernah diimplementasi.

Pemerintahan Begin mendukung warga Israel untuk bermukim di Tepi Barat, mengakibatkan konflik dengan warga Palestina di daerah tersebut.

Pada tanggal 7 Juni 1981, Israel membom bardir reaktor nuklir Osirak milik Irak pada Operasi Opera. Badan intelijen Israel, Mossad, mencurigai reaktor nuklir tersebut akan digunakan Irak untuk mengembangkan senjata nuklir.

Pada tahun 1982, Israel melakukan intervensi pada Perang Saudara Lebanon untuk menghancurkan basis-basis serangan Organisasi Pembebasan Palestina di Israel Utara. Intervensi ini kemudian berkembang menjadi Perang Lebanon Pertama. Israel menarik pasukannya dari Lebanon pada tahun 1986. Intifada Pertama yang merupakan perlawanan rakyat Palestina terhadap pemerintahan Israel terjadi pada tahun 1987, menyebabkan terjadinya kekerasan di daerah pendudukan Israel.

Selama Perang Teluk 1991, PLO dan kebanyakan warga Palestina mendukung Saddam Hussein dan Irak dalam melancarkan serangan misil terhadap Israel.

Pada tahun 1992, Yitzhak Rabin menjadi Perdana Menteri Israel setelah memangkan pemilihan umum legislatif Israel 1992. Yitzhak Rabin dan partainya mendukung adanya kompromi dengan tetangga-tetangga Israel.

Tahun 1993, Shimon Peres dan Mahmoud Abbas, sebagai wakil Israel dan PLO, menandatangani Persetujuan Oslo. Persetujuan ini memberikan Otoritas Nasional Palestina hak untuk memerintah di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Selain itu, juga dinyatakan pula pengakuan hak Israel untuk berdiri dan menyerukan berakhirnya terorisme.

Pada tahun 1994, Perjanjian Damai Israel-Yordania ditandatangani, membuat Yordania menjadi negara Arab kedua yang melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.

Dukungan publik Arab terhadap persetujuan ini menurun setelah terjadinya peristiwa pembantaian umat muslim yang sedang bersembahyang di Masjid Ibrahimi oleh sekelompok ekstremis gerakan Kach. Selain itu, pemukiman warga Israel di daerah pendudukan yang masih berlanjut, serta menurunnya kondisi ekonomi Palestina juga menurunkan dukungan publik Arab.

Dukungan publik Israel terhadap persetujuan ini juga berkurang setelah terjadinya rentetan kasus bom bunuh diri yang dilakukan oleh hamas. Pembunuhan Yitzhak Rabin yang dilakukan oleh esktremis Yahudi ketika ia sedang meninggalkan sebuah pawai yang mendukung perdamaian dengan Palestina mengejutkan seluruh negeri.

Pada akhir 1990-an, Israel yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu menarik mundur pasukannya dari Hebron dan menandatangai Memorandum Sungai Wye. Memorandum tersebut memberikan Otoritas Nasional Palestina kontrol yang lebih luas.

Peta perubahan wilayah Israel dan Palestina :

Kisah & Sejarah Israel & Palestina

sumber :

  • http://id.wikipedia.org/wiki/Israel
  • http://id.wikipedia.org/wiki/Palestina

Post Update :
Date : Sunday, August 31, 2014 - Minggu, 31 Agustus 2014
Posted in: umum



Related posts "Kisah & Sejarah Israel & Palestina":


38 Comments on "Kisah & Sejarah Israel & Palestina"

Trackback | Comments RSS Feed

  1. Izetta Vantassel says:

    Obama is largely powerless to stop it though; if he had said he opposed it, many in NYC, especially in Manhattan (the opposition is primarily in the outer boroughs) would have seen it as an unwanted intrusion into local issues.

    [Reply]

  2. arif says:

    yg membuat web pasti yahudi

    [Reply]

    ariefew Reply:

    namaku bukan Yahudi kok mas :p

    [Reply]

    sinai Reply:

    Bung .anda ini sejarawan atau blogger doang…hati-hati lho memuat tulisan seperti di atas..
    kalo tidak kompeten di ilmu sejarah ..JANGAN COBA-COBA memuat hal-hal yang anda sendiri tidak tahu ilmunya atau pengetahuannya seperti di atas …
    dari penjelasan anda menjawab komentar aja sudah ketahuan…anda cuma copy paste dan membuat rangkuman…bukan karena anda tahu !!
    Bung…orang gila aja bisa…ambil tulisan orang..tempel di blog…
    dan kemungkinan anda juga termasuk GILA !!

    [Reply]

  3. arif says:

    mana ada dtengah negara-negara islam di timur tengah ada negara yang beragama selain islam…..israel bukan negara hanya pengungsi yg menjajah dan mengusir penduduk asli, di awal web ini aja sudah salah

    [Reply]

    true story Reply:

    bagaimanapun juga sejarahnya memang begitu..
    bangsa israel dulu paling terkenal, terbukti nabi Musa keturunan bangsa amor israel membawa kejayaan bangsa israel . sedangkan palestina berbeda dengan apa yang ditulis dengan dikitab suci kerajaan (filistin) itu pun sudah musnah
    palestina sekarang merupakan suku campuran imigran yang datang ke daratan israel dengan melihat tanah nya sdh berkurang.. israel baru datang kembali ke tanah kelahiranya dan memerdekakan pada tahun 1948 .. itupun negara2 arab kalang kabut untuk menggagalkan kemerdekaan israel. kemudian bbrapa hari selanjutnya negara arab melakukan gencatan senjata terhadap israel .
    tapi walau bagaimanapun dalam hal peperangan israel bersalah namun dalam sejarah memang itu hak israel

    [Reply]

    ariefew Reply:

    Nabi Ibrahim A.S dengan Siti Hajar mempunyai anak Nabi Ismail A.S (bapaknya bangsa Arab). Dan dengan Siti Sarah mempunyai anak Nabi Ishak A.S.

    Nabi Ishak A.S. mempunyai 7 putra yang salah satunya adalah Nabi Yusuf A.S dan Nabi Yakub A.S. Nabi Yusuf A.S. terusir sampai ke Mesir akibat dengki saudara-saudaranya, dan sampai akhirnya bisa menjadi bendahara kerajaan Mesir.

    Ketika masa paceklik, Nabi Ya’qub A.S. bermigrasi ke Mesir dan bertemu dengan Nabi Yusuf A.S. Inilah awal kisah Bani Israel yang beranak pinak semakin membesar.

    Nabi YaKub A.S mempunyai 12 putra (QS2:133) dan nama Yahudi diambil dari nama putra ke-4 Nabi Ya’kub yakni Yehuda/ Yehuza yang merupakan pemimpin bagi 11 anak lainnya.

    [1200 SM – 1100 SM] Nabi Musa A.s. mimpin bangsa Israel mninggalkan Mesir, mengembara di gurun Sinai menuju tanah yg dijanjikan

    {QS 5:24] Bangsa Israel diperintah untuk memasuki tanah Filistin (Palestina), bangsa Israel membandel. Akibatnya, mereka dikutuk oleh Allah Swt dan hanya berputar-putar saja di sekitar Palestina

    [1000 SM – 922 SM] Nabi Daud A.S.(anak Nabi Musa A.S.) mengalahkn Goliath (Jalut, Qur’an) dari Filistin. Palestina berhasil direbut. Nabi Daud A.S dijadikan raja. Wilayah kerajaannya membentang dari tepi sungai Nil hingga sungai Efrat di Iraq.
    Kepemimpinan Daud A.s. diteruskan oleh anaknya Nabi Sulaiman A.S. dan Masjidil Aqsa pun dibangun.

    [922 SM – 800 SM] Sepeninggal Sulaiman A.s., Israel dilanda perang saudara yang berlarut-larut, hingga akhirnya kerajaan itu terbelah menjadi dua, yakni bagian Utara bernama Israel beribukota Samaria dan Selatan bernama Yehuda beribukota Yerusalem.

    [800 SM – 600 SM] Karena kerajaan Israel sudah terlalu durhaka kepada Allah SWT maka kerajaan tersebut dihancurkan oleh Allah Swt melalui penyerangan kerajaan Asyiria. (QS 5:70)

    600 SM – 500 SM

    Kerajaan Yehuda dihancurkan lewat tangan Nebukadnezar dari Babylonia. Dalam Injil Kitab Raja-raja ke-2 23:27 dinyatakan bahwa mereka tidak mempunyai hak lagi atas Yerusalem. Mereka diusir dari Yerusalem dan dipenjara di Babylonia.

    [500 SM – 400 SM] Cyrus Persia meruntuhkan Babylonia dan mengijinkan bangsa Israel kembali ke Yerusalem.

    [330 SM – 322 SM] Israel diduduki Alexander Agung dari Macedonia (Yunani). Ia melakukan hellenisasi terhadap bangsa-bangsa taklukannya. Bahasa Yunani menjadi bahasa resmi Israel, sehingga nantinya Injil pun ditulis dalam bahasa Yunani dan bukan dalam bahasa Ibrani.

    [300 SM – 190 SM] Yunani dikalahkan Romawi. Maka Palestina pun dikuasai imperium Romawi.

    [1 – 100 M] Nabi Isa A.S lahir, kemudian menjadi pemimpin gerakan melawan penguasa Romawi. Namun selain dianggap subversi oleh penguasa Romawi, ajaran Nabi Isa A.S sendiri ditolak oleh para Rabbi Yahudi. Namun setelah Nabi Isa tiada, bangsa Yahudi memberontak terhadap Romawi juga akhirnya.

    PERTANYAANNYA:

    Apa Nabi-Nabi Islam di atas bukan Bangsa Yahudi/ Israel ?

    Apa kerajaan-kerajaan di atas bukan Bangsa Israel dan bukan kerajaan Islam ?

    [Reply]

    Demon Possessed Prophet Reply:

    sy sdh muak dgn orang membalas komen yg co-pas dari sumber tanpa benar2 memahaminya, sangat terlihat dia korban orang waras yang diperbudak orang tidak waras

    [Reply]

  4. New Testament says:

    Israel itu adalah bangsa tertua……Israel itu dahulu bernama Yakub……yg kemudian Allah merubah namanya menjadi Israel yg menjelajah ketanah garis keturunan Ismail.. Israel mencari tanah yg dijanjikan Allah.. Israel juga bangsa yg tegar tengkuk…melawan Allah..

    [Reply]

    Demon Possessed Prophet Reply:

    Ya benar, secara prinsip memang seperti itu. tapi ya sekarang-sekarang saja orang2 hanya membahas “Pembunuhan orang tak berdosa” di palestina. Ga tau apa aja yg udah di lakuin “BIG BOSS” kalian di zaman keruntuhan khaibar terhadap bangsa yahudi?? menurut akal yg sehat wajar saja kalau anak balas dendam terhadap bangsa yg menyiksa, memperbudak, memperkosa, membunuh nenek moyangnya.. Cobalah berpikir bebas

    [Reply]

  5. ajs_m2 says:

    Sepertinya konflik israel – palestina bukanlah konflik agama. Coba simak apa yg di katakan oleh Dubes Palestina untuk Indonesia di http://www.pedomannews.com/asia-afrika-australia/9090-mehdawi-50-penduduk-palestina-beragama-yahudi

    “Di Palestina 50% penduduknya beragama Yahudi dan sisanya beragama Kristen dan Muslim yang berada di daerah Tepi Barat dan Yerusalem,”

    Bahkan anggota IDF (ISrael Defense Force) yang membunuh orang palestina ada yang MUSLIM. Jadi ini bukan konflik agama.

    Ini murni konflik suku bangsa (Suku bangsa Israel dan Suku bangsa Arab yg di Palestina).
    Dari dulu tidak ada disebutkan negara Palestina, melainkan negara Israel. Istilah Palestina muncul sejak penjajahan Romawi (klo ndak salah… maaf agar payah sejarah..).
    Itulah sebabnya orang Yahudi berusaha untuk menguasai kembali seluruh tanah yang dulunya milik Israel (suku bangsa Yakub).

    Sebaiknya orang keturunan Arab yg ada di Palestina kembali saja ke asal mereka supaya aman, dan berhenti memperjuangkan tanah Ibrani yg bukan milik mereka.

    [Reply]

  6. stayintherightway says:

    Perlu diketahui bahwa beberapa nabi-nabi adalam ajaran agama Islam memang seorang keturunan bangsa (bani) Israel dan mereka memang diutus untuk bangsa Israel. Akan tetapi, para nabi tersebut bukanlah seorang yahudi, karena bangsa Israel menamai kepercayaan mereka menjadi yahudi pada saat mereka sudah melanggar hukum-hukum Allah SWT seperti pelarangan beberapa hal di hari sabat (sabtu) dan juga pembunuhan para nabi-nabi, seperti Nabi Zakariya AS dan Nabi Yahya AS. Pada intinya adalah kaum Yahudi merupakan kaum yang membelot pada ajaran-ajaran nabi bahkan tuhan tentang keesaan tuhan (tauhid). Untuk menjawab yang yang tentang kerajaan-kerajaan Israel, Kerajaan-kerajaan tersebut memang kerajaan bangsa Israel. Akan tetapi, kerajaan tersebut tidak dapat dibilang kerajaan Yahudi, karena dipimpin oleh Para Nabi-Nabi yang mengajarkan Tauhid. Tanah di Palestina tersebut juga bukanlah tanah yang dijanjikan kepada Umat Yahudi, akan tetapi bangsa Israel yang terdahulu yaitu pada zaman Nabi Musa, Daud, Sulaiman. Tujuan mereka sebenarnya adalah mereka ingin mengubah takdir, yaitu raja yang mereka tunggu-tunggu yaitu Dajjal akan dibunuh oleh Nabi Isa AS di masjidil Aqsa. Oleh karena itu mereka berusaha untuk merobohkannya dari bawah tanah. Pasukan dari Palestina memang tidak hanya dari umat muslim, tetapi juga kaum nasrani. Mereka bersatu untuk menghadapi zionis Israel.

    [Reply]

  7. zz88 says:

    di sana emang ada agama selain islam , dan disana kehidupannya sgt enak , bahkan masjid dan gereja bersebelahan dan tdk terjadi persaingan , saya sudah pernah kesana :) its awesome

    [Reply]

  8. topeng peng says:

    selamat atas berdirinya negara Palestina semoga saudaraku berhasil merebut kembali wilayah anda yang dirampas oleh zionis isrel

    [Reply]

  9. topeng peng says:

    Rakyat Indonesia Cinta damai tetapi lebih cinta kepada kemerdekaan, dan juga rakyat palestina kami rasa sama dengan Rakyat Indonesia dan rakyat Indonesia tak segan segan mendukung Palestina menjadi Negara yang bermartabat berdaulat

    [Reply]

    pranes Reply:

    ya mana bisa palestina berdaulat.????di palestina itu kan ada tanah yang dijanjikan Tuhan untuk Israel,.jadi ya tidak mungkin palestina berdaulat apalagi sampai menghalangi Israel.!!!

    [Reply]

  10. Will7 says:

    Israel hanyalah bangsa yang serakah,,,mereka tega mengambil hak orang lain tanpa memandang cara,,,,,

    [Reply]

    bion Reply:

    Matamu….
    Muslim Yg serakah mau ambil kekuasan Israel
    palestina dlu Milik Israel yg di jajah Inggris..

    [Reply]

    pranes Reply:

    ya seharusnya anda mempelajari dulu kitab.!!!!kalau udah tau baru berkomentar kalau Israel “serakah”.???
    Tuhan yang mengutus Israel untuk menempati tanah yang dijanjikan Tuhan untuk umat-Nya.!!!
    jadi bukan salah Israel dong kalau terus menerus mengempur negara yang menghalangi Isarel untuk menempati Tanah yang dijanjikan.
    yang aneh tuw muslim indonesia, tidak tau kebenrannya tapi selalu menghujat.

    [Reply]

  11. Siribere says:

    Menarik…
    sebelum saya berkomentar, saya mau menyampaikan bahwa saya tidak sedang menyerang satu agama (dalam hal ini muslim atau kristen).
    Ada satu komentar yang harus diluruskan diatas. YHWH, Allah Israel, memang tidak memberikan secara langsung tanah kanaan (tanah perjanjian) kepada bangsa Israel. tetapi tanah ini dijanjikan oleh YHWH (Allah Israel) kepada Bapa leluhur bangsa Israel, Abraham dengan berkata : “Aku akan memberikan tanah ini kepadamu dan kepada keturunanmu” Cek dalam Alkitab. dan kalau kita cek dari sisi historis, maka akan muncul pertanyaan : Siapakah keturunan Abraham ? Abraham memiliki istri yang sah yaitu Sara. Oleh karena Sara sementara waktu mandul, maka dia kawin dengan budaknya yang pada akhirnya melahirkan Ismail. Setelah beberapa lama, atas penentuan YHWH yang telah berjanji untuk memberikan keturunan kepada Abraham, maka mengandunglah Sara istri Abraham dan melahirkan Ishak. singkatnya, Ishak mengambil Ribka sebagai istrinya dan melahirkan 2 Putra kembar yaitu : Esau dan Yakub. Yakub memiliki 12 orang anak, salah satunya Yusuf yang pernah menjadi Penguasa No. 2 di mesir. Oleh karena kelaparan hebat yang melanda Dunia pada waktu itu, maka saudara-saudara Yusuf yang dulu pernah menjual Yusuf datang untuk membeli makanan ke Mesir. singkatnya, mereka bertemu dan Yusuf setelah meminta izin kepada Firaun, membawa semua keluarganya (Yakub dan sanak saudaranya) untuk menetap di Mesir.
    jadi itu adalah sejarah singkat tentang asal-usul keturunan Israel. jadi dari sejarah itu, kita sudah bisa melihat bahwa, YHWH memberikan tanah perjanjian yaitu tanah kanaan yang sekarang Palestina kepada keturunan Abraham yang adalah Bangsa Israel setelah mereka keluar dari perbudakan di Mesir pada jaman musa.
    jadi, wajar dong kalau mereka berusaha untuk merebut apa yang menjadi hak mereka. pertanyaannya lagi : kan bukan mereka yang pertama tinggal disitu ? Ya…memang bukan mereka yang pertama tinggal disitu, tetapi, siapakah yang telah menciptakan dunia ini kalau bukan YHWH…?atas dasar itulah jika YHWH telah berjanji untuk memberikan tanah itu kepada mereka itu berarti sang Empunya telah memberikan kepada mereka suatu kewenangan untuk menduduki tempat itu. bangsa yang dahulu tinggal di tanah kanaan itu juga adalah manusia dan bukan Allah yang menciptakan langit dan bumi. hanya YHWH (Allah orang Ibrani). Semoga memberikan pencerahan. Bravo

    [Reply]

    abahnacikal Reply:

    NOT YHWH NAON YHWH HAHAHAHAHA……dikitab kami Alquran Qs.Al-ikhlas disitu diterangkan begitu JELAS COYY…..bacalah bisa meren…ngarti merennn…cerna,pikir dan artikan dengan rasa manusia yg sebenarnya….ok.thank bro…

    [Reply]

    pranes Reply:

    ya tolong anda tuliskan isinya.!!!biar kami tau isi kitab anda.!!!
    nabi Muhammad paling terakhir coy…jadi besar kemungkinan Al-quran merupakan proses pengulangan dari Injil (ditambahi atau dikurangi).

    [Reply]

    anonymous Reply:

    anda benar Al-Qur’an proses pengulangan dan penambahan kitab sebelumnya. tapi maaf injil yng sekarang sudah banyak perombakan dn itu tidak asli lagi

  12. ton says:

    klo menurut sy ketika kita ingin mengetahui sesuatu lebih dalam & luas maka posisikan diri kita sebagai org yg tidak tahu apa2 sehingga ketika kita menyelediki sesuatu kita lebih jernih memandangnya. coba liat sejarahnya secara utuh, sy org awam, tidak ada diatara 2 kubuh:
    1. sy liat di tauratnya org kristen & alqurannya org islam, ada banyak kecocokan,
    2. anehnya org islam mengakui nabi2, toko2 org kristen, tapi org islam tidak mempercayai ajarannya taurat & injil org kristen.
    3. sy liat kalian berdua ini sering berantem/bertengkar seperti kaka & adik. berantem tapi kadang mesra.
    cape deh.

    [Reply]

  13. RPAM says:

    Bangsa israel sekarang itu sudah tidak murni,alias tidak lagi tulen !!!
    Ketika bangsa Yunani menjajah terjadilah perkawinan campur,berani beraninya penjajah campur aduk urusan keagamaan orang arab.mana ada nabi dari yunani ?kenapa diganti keaslian injil bahasa ibrani menjadi bahasa yunani? Manusia udah kelewat pinter sampai kitab suci pun dirubah rubah keasliannya.disitulah terjadi perjanjian antara bangsa yunani dan bangsa israel atas unsur ☺:p☺…D̶̲̥̅̊ɑ̣̣̝̇̇ɑ̣̣̝̇̇ɑ̣̣̝̇̇S̶̲̥̅̊ά̲̣̥я…☺:p☺. Politik yg kemudian lahir lah agama kristen.

    Dari : berbagai sumber

    [Reply]

    yoel Reply:

    LOntong Loh Sokk Tau2′an Loh EMang loh udah pintar apa ????

    [Reply]

  14. RPAM says:

    Bangsa israel sekarang itu sudah tidak murni,alias tidak lagi tulen !!!
    Ketika bangsa Yunani menjajah terjadilah perkawinan campur,berani beraninya penjajah campur aduk urusan keagamaan orang arab.mana ada nabi dari yunani ?kenapa diganti keaslian injil bahasa ibrani menjadi bahasa yunani? Manusia udah kelewat pinter sampai kitab suci pun dirubah rubah keasliannya.disitulah terjadi perjanjian antara bangsa yunani dan bangsa israel atas unsur. Politik yg kemudian lahir lah agama kristen.

    Dari : berbagai sumber

    [Reply]

  15. Al Qurthubi says:

    jelas2 itu negara plestina/bangsa arab..kalian cermati sejarah yg namanya israel dr dulu adalah sbuah kelompok yg hidupnya berpindah2..dari dlu dan smpai kpan pun mereka tidak akan pernah mmpunyai negara…Allahu Akbar3X….inti nya brang siapa yg menganiaya seorang muslim.maka Allah akan membalasnya.,

    [Reply]

    pranes Reply:

    ya berarti anda tidak tau kitab.!!!

    [Reply]

    yoel Reply:

    Nabi ISA Berkata “KasihiLah Musuh MU Seperti Kau Mengasihi Sanak Saudara’mu”

    [Reply]

  16. want comment says:

    org2 indonesiaa ni, sibuk2 dukunglah, urus kemerdekaan org lah, kaya udah paling sejahtera aja.
    pinter sih pinter coment org, tp g guna buat negaranya sendiri. ada lagi yg sok2 mau brgkat k Palestina mau bantu, bantu tuh pengemis dijalanan, kalo bener mau beramal.

    [Reply]

  17. Arema mania says:

    Ya allah…Smoga org2 palestina masuk surga publik indonesia mendukung palestina, smua mendukung palestina agar tdk ada perang antara palestina dgn israel

    [Reply]

  18. botak gondrong says:

    itu lah israel dinegara mana saja dia berada akan selalu diusir.karena dimana dia berada slalu berniat mendirikan negara didalam negara,namun inggris juga eropah keseluruhan cerdik diciptakanlah negara israel dikediaman rumah orang(palestina)maka amanlah eropah dari bangsa yahudi.namun ternyata tidak dengan amerika,negara yang hebat ini ternyata berada diketiak malah lebih ampe kepantat israel,negara sakti ini didikte ama israel lewat loby yahudi di AS.nah kenapa hitler demikian benci pada ras ini.sampai beliau berkata,KELAK KALIAN AKAN TAU KENAPA AKU MEMBUNUH MEREKA .(cari tau sendiri ya kenapa cari aja ato googling dgn tag HITLER)dan kalian pasti tau negara P 5+1 jerman perancis inggris amerika dan rusia setuju masalah nuklir iran diselesaikan dengan cara damai,diplomasi juga kesepakatan,namun BUSYETTTTTT,israel ingin menyelesaikan dengan cara perang dan menghasut negara negara besar lainnya di porum PBB.lihat lah himbauan jerman agar israel menghadiri konvrensi ham di swis ditolak dan emang ga pernah hadir bahkan israel memutuskan hubungan (keluar)dari ham PBB,mantapkan.itulah israel,selama masih ada beliau dunia akan selalu membara,biadab,penghasut,oh ya teman kalian cari tau deh tentang ajaran TALMUD.kalian akan tau emang itulah israel.mereka diciptakan sebagai antagonis penguji kaum yang baik,karena mereka diciptakan dengan spec khusus dan tinggi(cerdas,genius)sehigga mereka mampu membunuh para nabi termasuk nabi yg diutus untuk mereka , bahkan sang penciptapun dilawan ,mantap hebat @#?????^%trim

    [Reply]

    pranes Reply:

    ya anda cuma bisa menghujat tanpa tau kebenaran yang pasti.!!!
    ngerti kitab pa ndag ya anda.??jangan2 anda juga termasuk yahudi.??cuma takut mengakui dan takut terusir dari daerah anda.!!!!

    [Reply]

    botak gondrong Reply:

    GOOGLING mas bro!!!! cari sumber sendiri banyak kho.setelah itu pahami,renungkan,dan pikir.lalu munculkan kesimpulan lalu ikuti nurani mas bro dan paktanya. mudah kali menyimpulkannya jika tidak muncul ego dan ??????????.setelah anda paham dan menemukan banyak referensi,baru anda boleh mbokep kembali.thanks

    [Reply]

  19. ane says:

    Tanpa disadari, kalian pun melakukan perang coment dan sdh terhasut dg blog ini. Sdikit masukan, sudahlah tdk usah berperang. Ckp perbaiki diri masing2, beribadah, tingkatkan iman

    [Reply]

  20. tesis antitesis says:

    hmm…
    percuma debat kusir
    soal klaim sejarah toh sejarah sendiri tergantung siapa penulisnya. Baik-buruk dalam sejarah bisa diatur. Dan klaim perintah/petunjuk tuhan (agama) seharusnya disikapi lebih bijak, toh tuhan (agama manapun) menciptakan ajaran agama demi menciptakan keteraturan bukan?!

    bicara konflit israil-palestina, tak peduli agamamu apa, dari suku bangsa atau mana kamu berasal,

    kemanusiaan dan perdamaian tetaplah perdamaian! dan menjunjung nilai2 kemanusiaan adalah sikap yang menunjukan kita ini benar2 manusia!!!
    Mengorbankan wanita(khususnya para ibu) dan wanita adalah hal paling menjijikan. FUCK OFF ALL OF YOU THAT OCCUPIED WOMAN AND CHILDREN!!! LEFT OR RIGHT IS SAME SHIT!!!
    Yang terjadi saat ini, masa depan anak2 palestina hanya sejengkal dari ujung senapan dan roket2 militer israel. Ingat! lebih dari 50% korban target operasi israil pekan2 terakhir adalah WANITA DAN ANAK2!!! LEBIH DARI 50%!!! MEREKA MATI TANPA SEMPAT BERTANYA APA SALAH MEREKA PD MILITER ISRAEL!!!
    Rakyat dan pemerintah israil haruslah belajar dari progom atau halaucaust, bahwa TIDAK SATUPUN PEMBANTAIAN DAPAT DITOLERIR!!!

    MARI SUDAHI INI SEMUA!!! DUNIA MEMANG TIDAK SEDANG BAIK2 AJA TAPI SAYA INGAT SEBUAH KUTIPAN DARI SEORANG PAK TUA YANG BUTA MATA LAHIRNYA:

    ” TAK PEDULI APA AGAMAMU ATAU SUKUBANGSAMU, KALO BISA BERBUAT BAIK ORANG GAL AKAN NANYA”

    JAYALAH PERDAMAIAN!
    MERDEKALAH DUNIA!!!!!

    [Reply]

  21. ods says:

    Haha kalian semua seperti israel dan palestin ingin menang sendiri…

    [Reply]

Post a Comment


9 + = 14