Pengumuman Nokia: Sekarang Symbian bukan Open Source Lagi


Pengumuman Nokia: Sekarang Symbian bukan Open Source Lagi.

Symbian OS adalah sistem operasi mobile yang dikembangkan oleh Symbian Ltd. Pada awalnya, Symbian dimiliki oleh Nokia (47,9%), Ericsson (15,6%), Panasonic (10,5%), Samsung (4,5%), Siemens/BenQ (8,4%), Sony Ericsson (13,1%). Dan pada 24 Juni 2008, Nokia mengumumkan pembelian seluruh sisa saham Symbian Ltd. yang tidak dimilikinya tersebut.

Pengumuman Nokia: Sekarang Symbian bukan Open Source Lagi

Sejak bulan Februari 2010, Symbian diserahkan pengelolaannya oleh Nokia kepada Symbian Foundation dan mulai saat itu, Symbian menjadi proyek open source. Namun pada bulan November 2010 lalu Symbian Foundation membubarkan diri dan menyerahkan pengelolaan platform Symbian ini kembali ke Nokia mulai bulan Maret 2011 lalu.

Kabar baru kembali muncul. Nokia baru saja membuat pengumuman yang menyatakan bahwa Symbian tidak lagi bersifat open source. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Nokia melalui blog Symbian Nokia. Pernyataan tersebut merupakan klarifikasi keberadaan sistem operasi mobile Symbian yang pengelolaannya telah diserahkan oleh Symbian Foundation ke Nokia.

Menurut Nokia, saat ini lisensi Nokia Symbian adalah sebuah lisensi alternatif yang menyediakan akses ke pihak lain yang berkolaborasi dengan Nokia. Source code tetap tersedia di bawah lisensi ini untuk perusahaan perakit hardware dan pengembang software. Tapi saat ini, hanya Nokia yang berhak untuk melakukan perubahan source code platform Symbian ini.

Gambaran Umum Symbian

Symbian OS telah banyak digunakan oleh berbagai vendor produk peralatan komunikasi mobile dan berbagai variasi produk. Dari sisi hardware, Symbian OS mudah diimplementasi karena sistem operasi ini memiliki antarmuka pemprograman aplikasi (Application Programming Interface; API). API mendukung terhadap komunikasi dan tingkah laku yang umum pada hardware yang dapat digunakan oleh objek aplikasi lain. API merupakan objek antarmuka yang didefenisikan pada level aplikasi, yang berisikan prosedur dan fungsi (dan juga variabel serta struktur data) yang mengelola/memanggil kernel dimana sebagai penghubung antara software dan hardware. Dengan adanya standar API ini membantu pihak pengembang untuk melakukan penyesuaian atas aplikasi yang dibuatnya agar dapat diinstal pada produk telepon bergerak yang bermacam-macam.

Symbian OS mampu melakukan operasi secara multithreading, multitasking dan pengamanan terhadap memori. Semua pemrograman pada Symbian dilakukan secara event-based, artinya hardware CPU menjadi tidak aktif ketika tidak ada inputan berupa aktivitas tertentu. Sistem operasi symbian ini memang ditujukan untuk diinstal pada peralatan mobile dengan keterbatasan sumber daya. Multithread dan multitasking memberikan kemampuan Symbian OS untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi sekaligus. Dengan adanya preemptive multitasking kernel akan memberi tiap-tiap program suatu pembagian waktu pemprosesan yang dilakukan bergantian dengan cepat sehingga nampak bagi pemakai seolah-olah proses ini dieksekusi secara bersamaan. Pengaturan penjadwalan berdasar prioritas tertentu untuk menentukan proses mana yang berjalan terlebih dahulu dan proses apa berikutnya serta berapa banyak waktu akan jadi diberi.

Symbian OS sendiri bukanlah software yang sifatnya open source secara penuh karena meskipun terdapat ketersedian API dan dokumentasinya, yang banyak membantu pihak pengembang aplikasi untuk membuat software yang berjalan di atas sistem operasi ini, dipublikasi untuk umum namun tidak untuk kode source sendiri. [wikipedia]

Sejarah Symbian

Pada tahun 1980, berdiri perusahaan pengembang software Psion yang didirikan oleh David Potter. Produk dari perusahaan itu diberi nama EPOC. Sistem operasi ini lebih difokuskan pada penggunaannya di telepon bergerak. Pada tahun 1998, terjadi sebuah kerjasama antara perusahaan Ericsson, Nokia, Motorola dan Psion untuk mengeksplorasi lebih jauh kekonvergensian antara PDA dan telepon selular yang diberi nama Symbian. Pada tahun 2004 Psion menjual sahamnya dan hasil kerjasama ini menghasilkan EPOC Release 5 yang kemudian dikenal dengan nama Symbian OS v5. Sistem operasi dari Symbian OS v5 itu sudah mulai mengintegrasikan kebutuhan implementasi aplikasi pada perangkat seperti PDA selain telepon seluler.

Dengan munculnya smartphone, muncul pula versi-versi terbaru dari Symbian OS hingga ada yang disebut dengan Symbian v6.0 atau yang lebih terkenal dengan nama ER6 yang merupakan versi pertama dari Symbian OS. Sifatnya terbuka karena pada sistem ini dapat dilakukan instalasi perangkat lunak oleh berbagai pengembang aplikasi. Pada awal tahun 2005, muncul Symbian OS v9.1 dengan sistem keamanan platform baru yang dikenal sebagai capability-based security. Sistem keamanan ini mengatur hak akses bagi aplikasi yang akan diinstal pada peralatan dalam hal mengakses API.

Setelah itu, muncul pula Symbian OS v9.2 yang merupakan perbaharuan pada teknologi konektifitas Bluetooth dengan digunakannya Bluetooth v.2.0Symbian OS v9.3 yang dirilis pada tanggal 12 Juli 2006, telah mengusung teknologi wifi 802.11 dan HSDPA sebagai bagian dari komponen standarnya. [wikipedia]


Post Update :
Date : Wednesday, September 3, 2014 - Rabu, 3 September 2014
Posted in: software
Lazada Indonesia

Lazada Indonesia

Related posts "Pengumuman Nokia: Sekarang Symbian bukan Open Source Lagi":


Post a Comment


− 6 = 2