Search Engine Bing lebih Relefan dari Google


Search Engine Bing lebih Relefan dari GooglePada artikel Kenapa Visitor dari Search Engine Google Turun dan Pengaruh Duplicate Content Website lain pada Google kuulas sedikit tentang keanehan-keanehan yang terjadi pada google search engine. Banyak tebakan-tebakan yang belum pasti benar yang ada dalam pikiranku.

Di artikel Pengaruh Duplicate Content Website lain pada Google kusebutkan :

…. setelah autopost atau autoblog perubahan terjadi pada website tersebut. Membutuhkan waktu kurang dari 1 minggu website tersebut untuk lepas dari sandbox google. Setelah lepas dari sandbox google, index page bergerak dengan cepat dan alexa juga turun dengan drastis …..

Di artikel Kenapa Visitor dari Search Engine Google Turun juga kusebutkan :

… permasalahan tersebut ditambah lagi dengan tidak bisanya google membedakan suatu website yang mempunyai content dengan yang tidak mempunyai content maupun domain forwarding url. Banyak website tanpa content yang memanfaatkan search engine API “berkeliaran” di google. Bahkan beberapa kali kujumpai website yang menggunakan teknik fatching atau grabber dari website lain bisa menjadi “saingan” website aslinya dalam keyword pencarian yang sama. Coba cek search engine Bing dan Yahoo untuk membandingkannya…

Dari kedua cuplikan artikel tersebut, saat ini aku lebih suka menggunakan BING Search Engine dibanding google. Kenapa ?

Search Engine Bing lebih Relefan dari Google

BING yang merupakan search engine dari microsof, pada saat pertama kali muncul sudah menjadi momok bagi pembesar google. Sampai-sampai 3 pembesar google mengadakan rapat darurat untuk mengatasi munculnya BING ini.

Pada Google sendiri mengalami perubahan algoritma besar-besaran pada munculnya Google Coffeine yang mempunyai perbebedaan dengan algoritma search engine google sebelumnya. Tapi kurasa munculnya Google Coffeine tersebut malah membuat para pakar SEO kebingungan. Banyak teknik SEO yang diterapkan tapi tidak membuat perubahan signifikan dan permanen.

Setelah munculnya google coffeine tersebut, kemungkinan banyak perubahan-perubahan minor yang dilakukan oleh google untuk memperbaiki search engine-nya.

BING sebagai search engine microsoft, sepertinya mempunyai algoritma yang sudah dianggap baik oleh microsoft. Perubahan search engine microsoft mengalami perubahan besar dengan masuknya search engine bing pada  msn.com untuk pencariannya.

Search engine bing, mempunyai hasil pencarian yang lebih relefan dari google.com. Di bing kita tidak menemukan auto blog / auto post yang bisa mengalahkan website aslinya. Di bing kita tidak menemukan auto content atau auto keyword yang mengalahkan website induknya. Yang jelas di bing semua website yang mempunyai duplicate content dengan website lain akan terpental jauh di belakang.

Dari ulasanku ini jelas terbukti bahwa Search Engine Bing lebih Relefan dari Google, tapi permasalahannya seberapa banyak pengguna search engine bing di Indonesia  dan di negara-negara lain ?


Post Update :
Date : Wednesday, October 1, 2014 - Rabu, 1 Oktober 2014
Posted in: seo
Lazada Indonesia

Lazada Indonesia

Related posts "Search Engine Bing lebih Relefan dari Google":


4 Comments on "Search Engine Bing lebih Relefan dari Google"

Trackback | Comments RSS Feed

  1. awandragon says:

    Gag ada kawan, jarang yang pakai BING

    [Reply]

  2. Amri says:

    Masalahnya kalo cari indo untuk indonesia juga masih kurang index di bingnya…

    [Reply]

  3. Favorite Designers says:

    I was recommended this web site by way of my cousin. I am now not sure whether or not this put up is written by means of him as nobody else recognise such particular approximately my trouble. You’re wonderful! Thank you!

    [Reply]

  4. dagosearch says:

    Bagaimana jika dibandingkan hasil pencariannya dengan DagoSearch dengan alamat di http://dagosearch.tk, dagosearch mempunyai database sendiri,ngak pake API seperti search engine yang lain (cuma nimbrung beken dari Google,Bing,Yahoo aja). Search engine lain mah payah,cuma AGC, ngak ada fitur submit website, ngak punya spider, konten cuma AGC pake API (alias website bodong,tong kosong nyaring bunyinya, cuma menang di trafik tapi isinya kosong). Cara pake DagoSearch liat di youtube dengan keyword dagosearch atau dago search engine, atau bisa dengan membaca search help-nya. Cara pakenya unik,berbeda dengan search engine amerika seperti Google, Yahoo, Bing.

    [Reply]

Post a Comment


4 + 6 =